Senin, 21 Oktober 2013


Fuat Anggrianto
122074052/PB 2012
 

Penyair bertaubat hati menyebut asma, beraksi dalam kawat kering kerontang berkarat kuning
kecoklat
Sebuah kawat berakar ilalang berbatang jagung tumbuh mata telinga hidung mulut sehelai
rambut
Ayunkan tanganmu menyambutku
Sabar sabar sabar sabar sabar sabar sabar
Hidupmu bukan cerita panggung lakon teater terorot lampu diiring alunan gitar memainkan
panggung
Daripada itu, gitar itu ku kunyah sebaiknya
Penyair makan gitar itulah aku

30/09/13-12:00

Tagged:

0 komentar:

Posting Komentar